Minggu, 20 Oktober 2013
Yaaaaa
ada yang tak terucap..
ada yang tak di dengar, ketika mendengarkanpun menjadi sebuah keharusan yang salah.
mendengarkan apa yang seharusnya tidak di dengarkan, ketika apa yang di ucap menjadi penting, dan mendengarkan ucapan menjadi tak penting..
ucaapanmu selalu menjadi suara yang indah untuk di dengar, tetapi tidak untuk dijalankan..
mendengarkanmu menjadi suatu keharusan yang seharusnya tidak ku dengarkan...
hanya dentingan-dentingan kecil yang bisa menahanku, menahanku yang selalu berdiri mendengarkan semua kesalahanmu..
kesalahanmu tidak untuk ku dengarkan, namun ucapanmu tetap ku dengarkan..
apa yang salah?? aku yang salah?? tepat setelah kau ucapkan, hanya aku yang salah, mendengarkan hal yang selalu salah...
salah tidak untuk di perdebatkan, seperti yang selalu kau bilang, mawar selalu indah dengan durinya, durinya adalah kesalahannya...
dan kesalahan selanjutnya hanya tentang mendengarkan...
kau hanya selalu berucap, dan aku hanya selalu mendengarkan..
kapan kita saling memperhatikan? kapan kita kembali menatap? kapan kita kembali melihat?
kita terlalu banyak mendengarkan, dan merasakanpun enggan kita rasakan..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar